Hukum Shalat Ketika Menyadari Ada Najis Menempel di Pakaian Setelah Shalat Selesai

hukumnya shalat kita jika setelah beres shalat baru terlihat ada najis menempel di baju

Penanya :
Ustadz, bagaimana hukumnya shalat kita jika setelah beres shalat baru terlihat ada najis menempel di baju kita. Apa kita mengulang shalatnya?

Jawaban :
Terjadi khilaf (selisih) di kalangan Ahli Ilmu mengenai ini, apakah suci pakaian dari najis itu masuk kategori syarat sah shalat atau wajib mustaqill dalam shalat.
Adapun Imam Asy-Syaukaniy dalam Nailul Authar menyebutkan itu bagian dari wajib shalat, bukan dari syarat sah.

Dalil yang dijadikan sandaran diantaranya adalah,

“ﻭَﺛِﻴَﺎﺑَﻚَ ﻓَﻄَﻬِّﺮْ ” ‏[ ﺍﻟﻤﺪﺛﺮ 4: ‏]
“Dan pakaianmu maka bersihkanlah” (Al-Muddatstsir: 4)

Itu mengandung makna wajib bagimu membersihkan pakaianmu bukan menunjukkan syarat.

Kemudian, praktek Rasulullah shallaLlahu ‘alayhi wasallam, tatkala beliau shalat mengimami shahabatnya, tetiba beliau melepaskan sandalnya di tengah shalat. Para sahabat mengikuti beliau. Setelah shalat Rasulullah keheranan,

ﻣﺎﻟﻜﻢ ﺧﻠﻌﺘﻢ ﻧﻌﺎﻟﻜﻢ؟ ” ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﺭﺃﻳﻨﺎﻙ ﺧﻠﻌﺖ ﻧﻌﺎﻟﻴﻚ ﻓﺨﻠﻌﻨﺎ ﻧﻌﺎﻟﻨﺎ ، ﻓﻘﺎﻝ : ” ﺇﻧﻲ ﺟﺒﺮﻳﻞ ﺃﺗﺎﻧﻲ ﻭﺃﺧﺒﺮﻧﻲ ﺃﻥ ﺑﻬﻤﺎ ﺃﺫﻯ ”

“Mengapa kalian melepaskan sandal kalian?”
Sahabat menjawab: “Kami melihat engkau melepaskan sandalmu, maka kamipun mengikuti melepaskan sandal-sandl kami”
Maka beliau bersabda: “Sesungguhnya Jibril mendatangiku dan mengabari bahwa ada najis di sandalku.” (HR. Ibnu Hibban dan lainnya)

Tidak dinukil satupun dari para ulama, bahwa setelah itu Rasulullah mengulang shalatnya. Dan inilah menurut kami pendapat terkuat dalam hal ini. Shalatnya tidak perlu diulangi.

Wallahu A’lam bish shawaab

Muhibbukum,
Abu Hāzim Mochamad Teguh Azhar

Maraji’ :
Nailul Authar lisy Syaukaniy
Shahih Ibnu Hibban

 

Sumber : https://muqrifaqih.blogspot. com/2018/12/hukum-shalat-ketika-menyadari-ada-najis.html